Pelajar Tewas dengan Wajah Terbungkus di Simalungun, Bajunya Berlumuran Darah


Tersebar
photo yang memperlihatkanjikapakaianpelajar SMP dengan inisial F (14) yang meninggal dengan kepala terbungkus plastik dalamtempat tinggalnya di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), berlumuran darah. Sangkaan sementara faksi kepolisian, darah itu bukan lantarankarenapenindasantapikarena pembuluh darah korban pecah.
“Itu jikainfodi atas lapangan itu bengkak, pembuluh darahnya pecah dari telinga,” kata Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Jumat (8/8/2025).

Verry menjelaskanpertama kalinyadiketemukantidak adabintik darah yang diketemukan di jasad korban. Tetapi, darah itudiperhitungkan keluar saat proses penyelamatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mungkin waktu digeser itu mungkin kan, waktu diangkat-angkat (keluar darah). Tidak ada cedera di badanbengkak atau (sisapenindasantidak ada,” terangnya.

Simak juga:
Polisi KoreksimasalahPelajar SMP DiketemukanMeninggalTerlilit di Simalungun: Tidak Diikat
ADVERTISEMENT
Diperhitungkan Broken Home
Verry menerangkanjika keluarga F diperhitungkanalami broken home. Disamping itu, ibu dan ayah F sudahpisah.

Ia (korban) diperhitungkan keluarga broken home itu . Maka, ortunya pisah, mamanya kerap ke Berastagi, dagang, niaga. Iya, kerap (korban kerapditinggalkan sendiri),” katanya.

Awalnya, Verry menerangkan jasad korban diketemukan di tempat tinggalnya di Jalan Veteran, Kecamatan Bandar, Rabu (6/8). Iamenjelaskan korban umumnyatinggal dengan ibu dan kakaknya, dan ayahnya sudahberpisah dengan ibunya.

Lantasketika Senin (4/8), ibu dan kakak korban pergi ke rumah kakaknya di Berastagi. Saatditinggal itu, korban pada kondisi sehat dan pergi sekolah.

Selanjutnyapada Selasa (5/8), korban tak lagimemberi responsaatdikontak oleh ibunya. Akhirnya, ibu korban mintakontribusi paman korban yang ada di dekat lokasiperistiwauntukmemeriksa ke rumah.

Tetapisaatdiundang, korban tidakmemberi responAkhirnya, paman korban panggilfaksidusundan polsek di tempatuntukmenggedor pintu tersebut.

Ketika olah TKP, korban dalam kamar yang terkunci dari dalam, dengan keadaan korban telahwafatInformasijika korban diikat itu tidakbetultetapi muka ditutup plastik itu betul,” kata Verry, Kamis (7/8).

Simak juga:
Tidak Ada Cedera Kekerasan di Jasad SiswaMuka Tertutup Plastik di Simalungun
Hasil daripemeriksaan sementara, tidakdiketemukansisacedera kekerasan di jasad korban.

“Dari pemeriksaan polda dan polres jikapadamayat secara nyatatidak ada cedera atau sisaperlakuankriminil, seperti pukulanataupukulandan sebagainyaJika secara nyata, korban meninggalkekurangan oksigen,” terangnya.

Verry menjelaskanfaksinyatetapmempelajaripemicu kematian korban. Sekarang ini, jasad korban sudah dibawa ke RS Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk diautopsi. Sekalianmenanti hasil autopsi, faksi kepolisian mengecek saksi dancaribeberapa bukti lain.

Untukpemicu kematian tentu Polisi tetapmenanti hasil autopsi dari rumah sakit Djasamen Saragih Kota Pematang Siantar. Untuk semuanya keluarga danbeberapa saksitetapdilaksanakanpemeriksaantermasukrekan korban danperlengkapanelectronic korban, seperti ponseldannetbookkarenaada pulasangkaanjika korban akan bunuh diri, tetapitetapdipelajari,” ujarnya.

Waket DPRD Minta Gubsu Bobby Beri BPJS Ketenagakerjaan ke Pelayan Rumah Ibadah

Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga minta Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution memberi perhatian ke pelayan rumah beribadahdan bilal mayit. Satu diantaranya dengan sediakan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kita minta pelayan rumah beribadah baik agama apapun itudan bilal mayit disiapkan BPJS Ketenagakerjaan, karena ini karier sosial yang mulia danperlu sentuhan dan perhatian dari Pemerintah provinsi Sumut,” kata Ihwan Ritonga, Rabu (6/8/2025).

Ihwan memandangbilasebagian besar pelayan rumah beribadahdan bilal mayit adalahlanjut usia yang bekerja secara suka-relaHingga penting untukpikirkan keselamatan dan kesejahteraan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar mereka ini ialahbeberapalanjut usia, kita harussedang pikirkan keselamatan dan kesejahteraan mereka, telah saatnya ada peraturanyang dapatjamin mereka denganresmi,” katanya.

Simak juga:
Ramai Bendera One Piece, Gubsu Bobby MemintaMasyarakat Sumut Kibarkan Merah Putih
ADVERTISEMENT
Ketua DPC Gerindra Medan ini menerangkanbila pemberian BPJS Ketenagakerjaan nantiharusmeliputisemua agama. Semua pelayan rumah beribadah itu dipandangmemiliki hakmendapatkanhal samatanpadiperbedakan.

“Kita inginkontribusi ini ratabukan hanyauntuk satu agama saja, semua pelayan rumah beribadahperlumendapatkan hak yang masih sama atas pelindungan sosial,” terangnya.

Hinggaiamengharap Bobby Nasution tindak lanjuti ini dengan keluarkanperaturankhususHingga pelayan rumah beribadahdan bilal mayit mendapatkanagunanitu.

Bila mereka terlindung oleh BPJS, saatterjadisatu saat mereka melakukan pekerjaankarena itu ada agunanyang dapatdi-claim, ini bentuk penghargaan atas jasadandedikasi mereka,” tutupnya.

Bupati Nisut Hadiri Evaluasi Pengelolaan Daya Tarik Wisata

Bupati Nias Utara mendatangipenerapanaktivitaspantauandanpenilaianpengendaliandaya magnetrekreasi di Kabupaten Nias Utara tahun 2025 yang difasilitaskan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nias Utara, berada di Pendopo Bupati Nias Utara, Kamis(7/8/2025)

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nias Utara Meniato Telaumbanua, S.S,M.c sampaikanjika Kabupaten Nias Utara mempunyai 46 Tujuanrekreasisama sesuai SK Bupati Nias Utara Nomor 556/219/K/Tahun 2013 di tanggal 13 September 2013, Mempunyai 20 DusunRekreasisama sesuai SK Bupati Nias Utara Nomor 556/125/K/TAHUN 2022 danadaPemondokandan Homestay. Karena ituperluanjurandanopini dalam memodernisasikan data tujuanituinisebagai dasar kami melakukanaktivitas ini.

Sementara itu Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S. Pd.,M.IP sampaikanjika Kabupaten Nias Utara adalahsatu diantara Kabupaten di Kepulauan Nias yang berpotensipotensialdi bagian pariwisata, keelokanpemandangan alam dan kekayaan laut dankekhasan budaya danadatmenjadikomponendaya magnetpelancong baik lokalatau Internasional. Adalokasirekreasi yang termasuk berkembang danadarekreasiyang belum berkembang padalokasi Pariwisata di Kabupaten Nias Utara.

Mari kita bersamamembuat Pariwisata padabeberapa lokasirekreasi yang sudah ada,” tutur, Amizaro.

Datangpadaaktivitasitu Sekda Kabupaten Nias Utara, StaffPakarPendamping, Kepala OPD cakupanPemerintahan Kabupaten Nias Utara, Camat se-Kabupaten Nias Utara, ASN dansemua undangan yang lain.

Lapas Gunungsitoli Sidang TPP Bahas Usulan Remisi


Instansi
 Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli melakukanaktivitas sidang TeamPemerhati Pemasyarakatan (TPP) dalam rencanaulasandan penilaian padaberagamsaran hak integratifdan remisi untukmasyarakat binaan pemasyarakatan, Kamis (7/8/2025).

Pada sidang itu, TPP mengulassejumlahjadwal penting, diantaranyaSaran re-integrasi berbentuk Cuti Bersyarat (CB) untukempat orangmasyarakat binaan, Saran Remisi Umum Tahun 2025 sekitar 190 orang, danSaran Remisi Dekade Tahun 2025 sekitar 196 orang.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Tonggo Butarbutar, dalam instruksinya, sampaikanjikaaktivitas sidang TPP adalahsisi penting proses daripembimbingan dan penilaian obyektifpadamasyarakat binaan.

“Sidang TPP ini adalahproses yang pentinguntukmemandangkelaikanmasyarakat binaan dalam mendapat hak integratifdan remisi. Kita haruspastikanjikatiapsaransudahlewat proses pembimbingan yang baguspenuhipersyaratan administratif dan substantif, danmenggambarkanperalihansikap yang positif. Dengan begitu, pemberian hak ini bukan hanyamenjadianimotapi jugamenggerakkan semangat masyarakat binaan untuk selalumengoreksi diri,” ujcap Kalapas seperti dikutip fanpage Pemerintahan Kabupaten Nias.

Dengan terlaksananya sidang TeamPemerhati Pemasyarakatan (TPP) ini, diharap proses pembimbingan di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli bisaterusjalandenganmaksimal, adil, danberkaitan. Pemberian hak integratifdan remisi bukan hanyabentuk penghargaan, tetapimenjadi motivasi untuksemuamasyarakat binaan untuk selaluberperangai baik danikuti program pembimbingan dengan benar-benar.

Harga Cabai Merah di Sumut Mulai Naik, Tertinggi di Nias Rp 65 Ribu/Kg

Harga cabe merah di Propinsi Sumatera Utara Sumut) perlahan-lahan mulai merayap naik minggu ini sKenaikan harga terjadiselesai anjok pada beberapaminggupaling akhir.
Berdasar data Disperindag ESDM Sumut, Kamis (7/8/2025), harga reratacabe merah di pasar dibanderolsekitar Rp 37 ribu-Rp 40 ribu per kg. Harga komoditi ini alami peningkatanjikadibandingpada Juni-Juli 2025 yang menetapkan harga di bawah Rp 30 ribu per kg.

“Harga cabe merah keriting dibanderolrerata Rp 36 ribu per kg, naik dibandingkantempo haritetapi tetap 33,2% di bawah HET,” ungkapkan Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag ESDM Sumut Charles Situmorang.

Harga cabe merah paling tinggiada di Kabupaten Nias Barat dengan menetapkan harga Rp 65 ribu per kg. Harga ini melebihi Harga KetenganPaling tinggi (HET) yang dibanderol Rp 55 ribu per kg.

Selainnya Nias Barat, Kabupaten Nias Selatan ikutmenetapkan harga Rp 45 ribu per kg, Kota Sibolga Rp 44 ribu per kg, atau Kota Pematang Siantar dengan harga Rp 40 ribu per kg.

ADVERTISEMENT
Dalam pada itu, harga cabe merah paling rendahada di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kota Tanjung Balai yang solidmenetapkan harga cuma Rp 25 ribu per kg, jauh di bawah HET.

Dorong SDM HEBAT, Ketua TP PKK Gunungsitoli Resmikan Rumah Keterampilan di Desa Olora


Sebagai
bentukriilloyalitas dalam tingkatkankualitas sumber daya manusia, terutamauntukwanitadanangkatan muda di dusun, Ketua TP. PKK Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, bersama Ketua I TP. PKK Kota Gunungsitoli, Ny. Fati Martinus Lase, dengan cara resmiresmikan Rumah Pendidikan danKetrampilan di Dusun Olora, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Rabu (6/8/2025).

Rumah Pendidikan danKetrampilan ini hasil kerjasamariilpemerintahandusundan TP. PKK Dusun dalam mendayagunakanwargalewattrainingketrampilanringkas seperti menjahit, mengolah, kerajinan tangan, dan pendidikan dasar untukmasyarakat yang memerlukan. Program ini menjadisisi dari usaha TP. PKK dalam memberikan dukungan kemandirian ekonomi keluarga danmembuatwargalebih produktif danmemiliki daya saing.

“Kami mengharap tempat ini bukanlahsekedar bangunan, tapimenjadiruanganbertumbuhnya semangat belajar, sharepengetahuandantingkatkantingkat hidup wargaterutamauntukgolonganwanitadan remaja di Dusun Olora. Saya berterima kasih atas support dari seluruh pihak (Pemdes Olora, TP. PKK Dusun Olora, Kecamatan Gunungsitoli Utara dan dinas berkaitan) yang sudahmenolongmerealisasikan rumah Dilan pertama di Kota Gunungsitoli. Mudah-mudahan ada rumah – rumah Dilan yang lain yang tercipta di Kota Gunungsitoli,” tutur Ketua TP.PKK.

Sebagaibentuk perhatian danperhatianpadakeperluanwargapadaaktivitasitudilakukan pemberian kontribusi paket sembako danperalatanrumah tanggakebeberapamasyarakat kurang sanggupKontribusi ini diharap dapat mengurangi beban ekonomi wargadanmenjadi motivasi untuk selalu belajar dantingkatkanketrampilan di Rumah Pendidikan danKetrampilan yang sudahdisahkan.

Pengesahan rumah ketrampilan ini secara simbolikdiikutipembukaan gorden papan nama oleh Ketua TP. PKK dan Ketua I TP. PKK Kota Gunungsitoli, dilihat oleh semua tamu undangan danwarga yang datangIkutdatang Camat Gunungsitoli Utara, beberapa Kepala OPD Cakupan Pemko Gunungsitoli, Kepala Dusun Olora danpirantidusun, Ketua dan anggota Pokja PKK Dusun Olora, beberapafigurwarga, kader PKK, dan perwakilan warga.

(Press Release No.086/PR-Diskominfo/2025 tanggal 05 Agustus 2025)

Dorong SDM HEBAT, Ketua TP PKK Gunungsitoli Resmikan Rumah Keterampilan di Desa Olora

Sebagai wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi perempuan dan generasi muda di desa, Ketua TP. PKK Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, bersama Ketua I TP. PKK Kota Gunungsitoli, Ny. Fati Martinus Lase, secara resmi meresmikan Rumah Pendidikan dan Keterampilan di Desa Olora, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Rabu (6/8/2025).

Rumah Pendidikan dan Keterampilan ini hasil kolaborasi nyata pemerintah desa dan TP. PKK Desa dalam memberdayakan masyarakat melalui pelatihan keterampilan praktis seperti menjahit, memasak, kerajinan tangan, dan pendidikan dasar bagi warga yang membutuhkan. Program ini menjadi bagian dari upaya TP. PKK dalam mendukung kemandirian ekonomi keluarga serta menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan berdaya saing.

“Kami berharap tempat ini bukan sekadar bangunan, tetapi menjadi ruang tumbuhnya semangat belajar, berbagi ilmu, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan dan remaja di Desa Olora. Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak (Pemdes Olora, TP. PKK Desa Olora, Kecamatan Gunungsitoli Utara dan dinas terkait) yang telah membantu mewujudkan rumah Dilan pertama di Kota Gunungsitoli. Semoga ada rumah – rumah Dilan lainnya  yang terbentuk di Kota Gunungsitoli,” ujar Ketua TP.PKK .

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemberian bantuan paket sembako dan perlengkapan rumah tangga kepada sejumlah warga kurang mampu. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan di Rumah Pendidikan dan Keterampilan yang telah diresmikan.

Peresmian rumah keterampilan ini secara simbolis ditandai dengan pembukaan tirai papan nama oleh Ketua TP. PKK dan Ketua I TP. PKK Kota Gunungsitoli, disaksikan oleh seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Turut hadir Camat Gunungsitoli Utara, para Kepala OPD Lingkup Pemko Gunungsitoli, Kepala Desa Olora beserta perangkat desa, Ketua dan anggota Pokja PKK Desa Olora, para tokoh masyarakat, kader PKK, serta perwakilan masyarakat.

Wakil Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Anak Sekolah


Pemerintahan
 Kota Gunungsitoli terusmemperlihatkan komitmennya dalam usahakenaikankualitasnutrisibeberapa anaksatu diantaranyalewat program inovatif “Makan Yang bergizi Gratis” (MBG) yang sahdirilispada Selasa (5/8) di halaman UPTD SD Negeri 070974, Jalan Ir. Soekarno No.5, Kota Gunungsitoli, Selasa (05/08/2025)

Aktivitasrilis ini didatangisecara langsung oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., yang memberisupport penuh padapenerapan program MBG. Dalam sambutannya, beliau sampaikananimokeTubuhNutrisi Nasional lewatUnitServis Pemenuhan Nutrisi (SPPG) Saombo atas idedanpengabdiannya dalam menginisiasi program yangbergunauntuk peserta didik.

“Program ini adalahbentukriil perhatian kita pada kesehatan danmasa datangbeberapa anak. Dengan konsumsinutrisi yang cukup danimbang, mereka bisa tumbuh sehat serta lebihkonsentrasipada proses belajar mengajarkan,” tutur Wakil Wali Kota.

Program MBG ini mempunyai tujuanuntuk menyiapkan makanan yang bergizidengan gratis kepelajar-siswi sekolah di daerah Kota Gunungsitoli, sebagaicaravital dalam memberikan dukungan pemenuhan nutrisiimbangsemenjakumur dinidanmenghambat stunting danmasalahperkembanganyang lain.

Kepala SPPG Saombo, Herman Stefanus Mendrofa, S.Pt., dalam laporannya mengatakanjika program inimenjadisisi dari kampanye mendidikuntuktingkatkan kesadaran semuakalangan masyarakatpadakeutamaannutrisi dalam tumbuh berkembang anak.

Ikutdatangpadaaktivitas ini Dandim 0213/Nias, perwakilan Kapolres Nias, perwakilan Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Kepala SPPG Saombo Kota Gunungsitoli, Ketua dan perwakilan Yayasan Prabu Center, Kepala UPTD SD Negeri 070974 Gunungsitoli dan, Ketua Komite Sekolah UPTD SD Negeri 070974, Figurwargadanorangtuapelajardanpesertayang lain.

Kilas Balik RRI‎ Menembus Batas Penjajahan

Radio Republik Indonesia (RRI) ialahinstansipenayanganpublic yang berdiri pada 11 September 1945. Sejak awal kali, RRI jadikan radio sebagai alat perjuangan dan propaganda kemerdekaan Indonesia.

‎Pada saat itu, radio bukan sekedarmediainformasitapi jugasisi dari taktik revolusi. Suaranya tembusbatasan penjajahan danmenjadikan satumasyarakat dalam semangat perlawanan.

‎Sebelum Indonesia merdeka, radio sudahdipakai negara besar sebagai alat propaganda perang. Jepang dan Sekutu manfaatkan gelombang udara untukmenebarkanterordan peringatan militer.

‎Jepang, saatmasuk ke dalam Indonesia pada 1942, menyebutkandianyasebagai saudara penolong melaluitayangan radio. Tetapi pesan itu berbeda arah saat Proklamasi 17 Agustus 1945 ditayangkanmelaluifrekwensi udara.

‎Setelah Jepang undurbeberapabekas operator radio Jepang di delapan kota bergabung. Mereka asal dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Malang, sampai Yogyakarta.

‎Di rumah Adang Kandunganusman, mereka mengumumkan berdirinya RRI sebagaimedia perjuangan. Dr. Abdulrahman Saleh juga diangkat sebagaipimpinan umum RRI pertama.

‎Sejak itu, RRI menjadipenyambungdi antarapemerintahan pusat dan pejuang di wilayah. Radio dipakaiuntukmenebarkan propaganda nasional danberita perjuangan dengan cepat.

‎RRI Surabaya menjadi saksi sejarahsaat Bung Tomo kobarkan semangat masyarakatmelaluitayangan takbir. Ajakan itu mengunggah perlawanan masyarakat Surabaya menantang Sekutu pada 10 November 1945.

‎Di Semarang, RRI dibangun tahun 1945 dan aktif saat revolusi fisik berjalanSaatpertarungan lima hari terjaditayangan RRI terus membakar semangat pemuda.

‎Radio menjadisalah satumedia yang menyampaikan kabargerakanpemerintahandan perjuangan masyarakatKonsep ‘sekali mengudara, masih tetap di udara’ menjadi semangat yang tetap dijaga setiaptayangan.

‎Dari medan perang sampaipojokdaerahtayangan RRI datanguntukmenjadikan satusuaramasyarakatDiatidak cuma penyampai informasitapi jugalambang perlawanan lewat gelombang udara. (Yusuf Bagus)

Cek Kesehatan Gratis Sasar 1.225 Pelajar Tangerang Banten


Sekitar
 1.225 siswa SMAN 6 Tangerang Selatan, Banten, menjaditargetcheck kesehatan gratis (CGK) pemerintahan. Program ini menjadisisi dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto yang mengarah 53 juta yang menerimafaedah.

Ini hari kami mengevaluasi kick-off CKG di SMAN 6 Tangerang Selatan,” kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, Senin (4/8/2025). Diamemperjelas program ini mengarahsiswa dari SD sampai SMA langsung di sekolah.

Hasan menerangkancheck kesehatan gratis sebelumnya pernahdikeluarkanpada 10 Februari 2025 kemarin.Waktu ituwargaharustiba ke puskesmas untukmanfaatkanservice.

Ini kalipemerintahanjemput bola ke beberapa sekolahuntukmencapaisemakin banyak anak. Dalam realisasinya, program menyebar di 12 titik sekolah di semua Indonesia.

Di SMAN 6 Tangerang Selatan, pemeriksaandilaksanakankesemuapelajarsepanjang3 hariPemeriksaanmeliputi skrining fisik, teskesehatandan asesmen kesehatan lengkap.

Dimulai dari kuisioner, test darah, pengukur tinggi danberat tubuhsampaipemeriksaan mata, telinga, dan gigi,” kata Hasan. Pemerintahaninginmengetahuikekuatanpermasalahan kesehatan sedini mungkin.

Diamenyebutkan hasil pemeriksaanawalnya di SMAN 6 Tangerang Selatan lumayan baikTetapidiketemukansejumlahpelajar dengan masalah kesehatan yang penting perhatian.

Permasalahanterbanyakdiketemukanpada gigi,” tutur Hasan. Diamenyebutkan dua pelajarteridentifikasimempunyaipenekanan darah tinggi di atas angka 140.

Hal tersebutmenjadipenemuanawalnya penting supayaselekasnyadiatasi. Hasan mengingatikeutamaanmendeteksi diniuntukmenghambat penyakit berkembang lebih serius.

Menurut dia, program ini mempunyai tujuan membudayakan pola hidup sehat sejak awalDiharapsiswadanwarga umum manfaatkanservice kesehatan yang sekarang digratiskan.

Tiba ke sarana kesehatan saat lagi sehat,” tutur Hasan. Diaajakwargamengenalkekuatan penyakit danmenjagagaya hidup sehat secara berkesinambungan.

Hasan menggerakkan dinas kesehatan dan sekolah terusmendidikpelajarDiamemandangpengetahuan kesehatan sejak awalbisamembuatangkatan sehat di masa datang.