Infrastruktur Dasar di Gorontalo-Nias Barat Akan Digeber, Apa Saja?

Kementerian Tugas Umum (PU) akan memberikan dukungan infrastruktur dasar di Propinsi Gorontalo dan Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Barat, Propinsi Sumatera Utara. Hal tersebut searah dengan Program PU 608 seperti dikatakan Menteri PU Dody Hanggodo yakni tingkatkan kemajuan ekonomi sejumlah 8 %Triknyapastikan sambungan, ketahanan air, support swasembada pangan, dan service dasar jalan dengan cepat dan masif. Simak juga: TNI Dibawa Pelototi Project Infrastruktur, Diana Ungkapkan Argumennya Jadwal Vital di Gorontalo Wakil Menteri (Wamen) PU Diana Kusumastuti menjelaskanpersiapan Kementerian PU untuk perkuat empat jadwal vital infrastruktur Gorontalo, yakni pembangunan Dermaga Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara. Lantas, Pembangunan Teritori Industri Gorontalo Utara, pembangunan Embung Hiyalo Oyile sebagai pengontrol banjir Danau Limboto, dan peningkatan Danau Pelopor di Kabupaten Bone Bolango sebagai teritori rekreasi berbasiskan pelestarian air. Spekulasi Koperasi-koperasi Baru Artikel Kompas.id Simak juga: RSUD Tafaeri Nias Sah Dibuat, Naik Kelas B Diana mengutamakan keutamaan integratif lintasi bidang dalam pembangunan infrastruktur, termasuk persiapan pemda dalam melakukan rencana yang terpadu dan berkesinambungan. “Kami menyaksikan pembangunan Gorontalo banyak memiliki kekuatan menjadi kota berdikari. Kami telah mempersiapkan masterplan (gagasan induk) secara mendalam untuk pembangunan kota Gorontalo, tinggal menanti implikasi dari Pemerintah provinsi (Pemerintahan Provinsi),” katanya diambil dari situs Kementerian PU, Jumat (25/7/2025). Karena, pembangunan kota bukan hanya masalah infrastruktur tetapi juga ekonomi, budaya dan hal itu harus terpaduSimak jugaBantu Asta Cita, Menteri PU dan Kepala Bappenas Ulas Infrastruktur Vital Jadwal Vital di Nias dan Nias Barat Dalam tatap muka dengan Bupati Nias Ya’atulo Gulo dan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu, Wamen Diana sampaikan loyalitas samaTatap muka mengulas pengokohan sambungan jalan wilayahpengadaan air bersih dan air minum, dan peningkatan jaringan irigasi buat memberikan dukungan service dasar dan keproduktifan warga. “Saran batas jalan yang sudah disodorkan akan selekasnya kami penilaian dan tindaklanjuti dengan pertimbangkan urgensi dan persiapan document simpatisan dari pemda,” terang Diana. Untuk bidang air minum, Kementerian PU siap perkuat Program Pengadaan Air Minum dan Sanitasi Berbasiskan Warga (Pamsimas) dan memberikan dukungan pembangunan infrastruktur air yang lain di daerah Nias dan Nias Barat. Simak juga: 9 Project Kementerian PU Dijajakan ke Investor, Nilainya Rp 90 Triliun Ia memperjelas keutamaan peranan aktif pemda dalam perawatan infrastruktur supaya faedahnya bisa dirasa dengan berkesinambungan. “Kami berharap pemda terus berperanan aktif menjaga kebersinambungan pengendalian dan perawatan Pamsimas supaya faedahnya dapat dirasa periode panjang oleh warga,” tambahnya. Karenafaedah infrastruktur yang sudah dibuat adalah kunci untuk turunkan ICOR Kementerian PU. Support pada pembangunan jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier menjadi perhatian, dalam rencana tingkatkan index pertanaman dan memberikan dukungan sasaran swasembada pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *